• Buku Panduan Cara Cepat Hamil dr. Rosdiana Ramli SpOG

    Rahasia luar biasa mengenai cara cepat hamil bisa anda dapatkan didalam buku cara cepat hamil dr. Rosdiana Ramli SpOG yang sudah banyak membantu wanita yang susah mendapatkan momongan setelah cukup lama menikah namun belum juga hamil.
    Metode program hamil yang efektif yang diajarkan oleh dr. Rosdiana Ramli ini lebih dari hanya sekedar tips-tips yang banyak Anda temukan di Internet saat ini namun tidak terbukti secara medis bisa meningkatkan peluang untuk segera bisa hamil.

    Bahaya Bayi Jika Kekurangan ASI

    Merugilah jika bayi hanya disuguhi sedikit ASI (air susu ibu). Apalagi bayi dengan berat badan rendah dan tidak mendapat ASI, kelak mengalami gangguan pada jantung. Seperti dilansir dw.de, peneliti Amerika Serikat (AS), menemukan, ada hubungan 'signifikan' antara berat badan saat lahir, lamanya mendapat ASI dan kadar protein C-reaktif (CRP) pada tubuh yang ditemukan pada 7000 peserta penelitian.
    CRP adalah indikasi peradangan pada sampel darah manusia usia remaja. Protein ini diproduksi hati dan kadarnya meningkat jika seseorang menderita peradangan.
    "Setiap tambahan sekitar 0,5 kilogram berat badan bayi saat lahir memprediksi kadar CRP lima persen lebih rendah," demikian pernyataan Northwestern University, yang melibatkan penelitinya dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B.
    Begitu juga, "Bayi yang memperoleh ASI selama tiga hingga 12 bulan, kadar CRPnya diprediksi 20 hingga 30 persen lebih rendah dibanding bayi yang tidak disusui."
    Hasil studi menunjukkan, ASI punya "efek sama atau lebih besar" dengan obat yang mampu mengurangi kadar CRP.
    Peradangan kronis telah lama dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular, tapi penyebabnya masih belum diketahui secara jelas.Penelitian di AS ini dilakukan terhadap peserta berusia 24 hingga 32 tahun dari berbagai kelompok ras dan latar belakang pendidikan yang berbeda.Para ilmuwan juga membandingkan peserta dengan hubungan darah dan pengaruh dari lingkungan ekonomi sosial.
    "Hasilnya, ibu yang menyusui bisa mengurangi resiko anaknya terkena penyakit jantung di usia dewasa," ujar Alan Guttmacher, direktur Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development.
    Organisasi kesehatan dunia, WHO, berulang kali menegaskan, bahwa pemberian ASI adalah "salah satu cara paling efektif" untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak.
    WHO menyarankan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, namun ini hanya dilakukan oleh kurang dari 40 persen ibu di seluruh dunia.

    Sumber : tribunnews.com


    Bahaya Minum Susu Formula Pada Bayi

    Susu formula selalu digadang-gadang bisa menambah asupan nutrisi kepada bayi sejak baru lahir. Padahal risikonya dapat mengancam tumbuh kembang bayi menjadi obesitas. Dokter Spesialis Anak dr. Utami Roesli SpA, MBA, IBCLC, FABM mengatakan, banyak risiko bila bayi baru lahir minum susu formula selain obesitas. Buktinya sudah ada berdasarkan penelitian yang ada di dunia.
    “Susu formula bikin bayi obesitas. Kalau sudah kena (obesitas) organ tubuhnya menjadi komplikasi,” kata dr Utami dalam diskusi Kebijakan dan Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Pemberian ASI, di Gedung 33, Jakarta, Kamis (9/7/2015). Berdasarkan fakta, 47 persen bayi yang minum susu formula lebih sering mengalami diare dan 16,7 persen bayi akan mengalami pneumonia.
    “Bayi yang diberi susu formula delapan kali lebih sering kanker darah. Ibu mana yang tega kalau anaknya sudah terkena risiko ini,” imbuh dr Utami.
    dr Utami mengingatkan, ancaman bahaya itu tidak hanya dialami seseorang di masa kecilnya. Bila sudah dewasa, obesitas juga mengarah kepada risiko diabetes. Lebih berbahaya lagi, risiko bahaya lainnya bisa mengalami gangguan kesuburan, seperti halnya impotensi pada pria.

    Bahaya Susu Formula Bagi Kesehatan Anak

    Meningkatkan Resiko Penyakit Asma
    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tim Ahli kesehatan di  Arizona, Amerika Serikat yangdilakukan pada 1.246 bayi membuktikan adanya hubungan antara menyusui dan gangguan pernapasan pada bayi. Dari hasil penelitian tersebut ditunjukkan bahwa bayi yang tidak mendapatkan ASI ekslusive selama 6 bulan pertama memiliki resiko 3 kali lebih besar akan mengalami gangguan pernapasan dibanding dengan Bayi yang mendapatkan Asi selama 6 bulan sejak kelahiran. (Wright AL, Holberg CJ, Taussig LM, Martinez FD. Relationship of infant feeding to recurrent wheezing at age 6 years. Arch Pediatr Adolesc Med 149:758-763, 1995)
    Tim Ahli lain yang melakukan penelitian berasal dari Toronto, Kanada yang dilakukan oleh Hospital for Sick Children dimana hasil penelitian menunjukkan adanya gangguan pernapasan dimana Bayi 50% lebih tinggi terkena resiko gangguan pernapasan jika diberikan susu formula dibanding bayi yang diberikan ASI secara eklusive selama 6 bulan pertama. Penelitian ini sendiri dilakukan pada 2.184. (Dell S, To T. Breastfeeding and Asthma in Young Children. Arch PediatrAdolesc Med 155: 1261-1265, 2001)

    Meningkatkan resiko terkena alergi
    65% anak-anak  di Finlandia yang berusia 17 tahun yang tidak mendapatkan ASI atau mendapatkan ASI dalam jangka waktu pendek mengalami gangguan pernapasan karena alergi. Dan berlaku sebaliknya dimana Bayi yang mendapatkan ASI  lebih lama atau diatas 6 bulan memiliki resiko lebih rendah mengalami gangguan alergi dan terkena penyakit atopik, eksim, alergi makanan dan gangguan pernafasan karena alergi. (Saarinen UM, Kajosarri M. Breastfeeding as a prophylactic against atopic disease: Prospective follow-up study until 17 years old. Lancet 346: 1065-1069, 1995)
    Bagi Bayi yang memiliki gangguan pernapasan atau asma karena faktor keturunan dari keluarga (orangtua)diakui dapat lebih terlindungi dari penyakit (Kerkhof M, Koopman LP, van Strien RT, et al. Risk factors for atopic dermatitis in infants at high risk of allergy: The PIAMA study. Clin Exp Allergy 33: 1336-1341, 2003)
    Pentingnya menjaga kesehatan dan makanan sehat ibu hamil memegang peranan penting dalam hal ini. Dalam hal ini, kebutuhan vitamin C dan E yang terkandung dalam ASI sebagai anti-oksidan dapat melindungi bayi Anda dari penyakit atopik. Untuk itulah, selama menyusui sang bayi, para Ibu disarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan kadar vitamin C yang cukup. (Hoppu U, Rinne M, Salo-Vaeaenaenen P, Lampi A-M, Piironen V, Isolauri E. Vitamin C in breast milk may reduce the risk of atopy in the infant. Eur J of Clin Nutr 59: 123-128, 2005)

    Menghambat perkembangan kognitif pada bayi

    Sebuah Metode penelitian yang disebut dengan “Bayley scale of infant development”  yang dilakukan pada bayi berusia 13 bulan dan juga “Wechler Preschool and Primary Scales of Intelligence” yang dilakukan pada abak berusia 5 tahun dilakukan untuk mengetahui dampak dari pemberian ASI Ekslusif pada Bayi Prematur. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemberian ASI selama 6 bulan pertama pada bayi tanpa makanan tambahan atau suplemen/vitamin apapun terbukti dapat memberikan sebuah keuntungan yang signifikan pada perkembangan kognitif dan juga [ertumbuhan fisik bayi yang lebih baik. (Rao MR, Hediger ML, Levine RJ, Naficy AB, Vik T. Effect of breastfeeding on cognitive development of infants born small for gestational age. Arch Pediatr Adolesc 156: 651-655, 2002)

    Manfaat Air Kelapa Bagi Ibu Hamil

    Siapa yang tidak suka minum air kelapa selain rasanya enak dan menyegarkan, air kelapa juga sangat baik untuk ibu hamil. Selama kehamilan, penting bagi seorang wanita untuk memasukkan makanan dan minuman sehat dan bergizi dalam diet sehari-hari. Mengkonsumsi Air kelapa selama kehamilan membantu dalam menjaga kesehatan ibu dan janin. Dalam tradisi yang telah berlangsung dibeberapa daerah secara turun temurun mempercayai kandungan air kelapa yang mempunyai manfaat untuk ibu hamil khususnya air kelapa hijau. Apakah benar bahwa pendapat yang menyatakan bahwa ibu hamil yang rajin mengkonsumsi air kelapa terutama pada trimester ketiga kehamilan cairan ketuban akan menjadi lebih bersih dan bayi yang lahir nantinya akan memiliki kulit bersih, rambut lebat dan mata yang indah

    5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil
    Air kelapa muda memang mengandung berbagai zat yang berbeda dari air yang terdapat pada buah lainnya. Air kelapa muda  terbukti sangat bermanfaat bagi ibu yang sedang hamil. Zat yang terkandung di dalamnya secara tidak langsung akan menciptakan kesehatan bayi setelah lahir hal ini memang banyak beredar di masyarakat meskipun belum ada penelitian yang menghubungkan air kelapa muda dan ibu hamil. Akan tetapi ternyata adanya kandungan zat di air kelapa muda yang dapat membantu anda menjaga kesehatan selama kehamilan. Adapun lima manfaat air kelapa muda untuk ibu hamil adalah :

    1.  Memiliki Kandungan Elektrolit Alami
    Air kelapa muda adalah cairan yang kaya akan kandungan kalsium, kalium, elektrolit, klorida, magnesium, riboflavin, dan juga sodium. Sebagai isotonik alami yang kaya mineral dan memiliki elektrolit cair yang sama dengan kandungan cairan di dalam tubuh, tentu saja, air kelapa sangat berguna untuk menghindari dehidrasi dan sangat cepat untuk memulihkan stamina. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak air dibandingkan orang lain yang berada dalam keadaan normal. Dehidrasi selama kehamilan akan menyebabkan masalah kesehatan diantaranya sakit kepala, edema, kram, bahkan dapat mengurangi kontraksi yang mengakibatkan persalinan prematur.

    2.  Terkandung Diuretik alami
    Air kelapa juga berfungsi sebagai diuretik alami yang steril, air kelapa muda terbukti memperlancar proses pembuangan urin dan membantu membersihkan saluran kemih. Hal ini tentu saja diyakini mengeluarkan zat racun  atau racun yang dihasilkan tubuh dan mencegah infeksi  pada saluran kemih yang umum terjadi pada ibu hamil.

    3.  Menangkal Penyakit
    Air kelapa muda mengandung senyawa asam laurat, sejenis asam yang dapat membantu melawan berbagai penyakit. Asam laurat yang cukup melimpah dalam air kelapa sama dengan yang ditemukan dalam ASI dan memiliki kesamaan karakteristik sebagai antijamur, antibakteri dan antivirus, sehingga akan selalu menjaga kesehatan ibu dan bayi dari virus berbahaya seperti herpes dan HIV, protozoa giardia lamblia bahkan dapat menghindari bakteri dan klamidia heliokobater.

    4.  Membantu Pencernaan Selama Kehamilan
    Air kelapa juga terbukti meningkatkan fungsi pencernaan orang dewasa maupun anak-anak. Selama kehamilan, plasenta akan menghasilkan jenis hormon yang disebut progesteron, yang dapat memperlambat lambung sehingga pencernaan kontraksi otot melambat. Dan air kelapa terbukti membantu meningkatkan kecepatan proses pencernaan.

    5.  Dapat Meningkatkan HDL

    Air kelapa muda tidak mengandung sedikit lemak dan kolesterol, bahkan menurut penelitian dan penelitian para ilmuwan, air kelapa dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

    Tanda-tanda wanita hamil muda

    Secara umum Tanda-tanda akan kehamilan di usia 1 minggu biasanya sudah banyak diketahui oleh para wanita, karena sebelum hamil seorang wanita juga pasti sudah mencari tahu terlebih dahulu berbagai informasi tentang hal ini. Contoh gejala kehamilan 1 minggu yang sudah umum diketahui salah satunya adalah terlambat haid dan mual-mual. Namun faktanya kedua hal tersebut bukanlah suatu kepastian, orang yang hamil pasti terlambat haid dan kemungkinan besar akan mual-mual, namun orang yang terlambat haid dan mual-mual tidak selalu berarti hamil.

    6 Jenis Makanan Untuk Meningkatkan Produksi ASI

    Asi tetaplah menjadi makanan terbaik untuk bayi. Dengan memberikan ASI eksklusif dapt membantu mencegah berbagai penyakit pada bayi, selain itu dengan menyusui anda bisa terhindar dari potensi kanker payudara dan ovarium, untuk merangsang produksi hormon oksitosin yang membantu ikatan antara anda dan bayi.

    Inilah makanan yang sangat penting untuk anda ketahui dalam meningkatkan produksi ASI :

    Pantangan Makanan ibu Hamil Yang Wajib Diketahui

    Bagi ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam urusan memilih jenis makanan, karena ibu hamil memiliki pantangan makanan yang harus dihindari selama kehamilan yang bertujuan agar janin dan ibunya selalu sehat sampai lahir.

    Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

    Memilih makanan untuk ibu yang sedang hamil pada trimester pertama yang baik dan sesuai sangatlah penting untuk membuat pertumbuhan bayi nantinya. Saat hamil muda, mungkin anda akan dilarang oleh orang-orang terdekat anda untuk tidak makan ini makan itu. Karena memang usia kehamilan pada trimester pertama memang sangat rentan dan berisiko tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa faktor makanan merupakan salah satu penyebab terjadinya keguguran pada usia hamil muda. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk berhati-hati dalam memilih makanan yang tepat untuk usia hamil muda.

    Makanan Sehat Ibu Hamil Pada Trimester Pertama Yang Perlu Anda Ketahui
    Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu untuk pasangan suami istri yang sudah menikah. Ketika masa kehamilan tersebut tiba, rasa bahagia tentu tak bisa terbendung. Memiliki bayi lucu yang sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang, dan itu berawal dari bagaimana merawat kehamilan pada trimester pertama, dan faktor makanan sangat berperan dalam hal ini. Ada jenis makanan yang tidak disarankan untuk ibu hamil, bahkan ada yang dilarang sama sekali, berikut ini adalah berbagai jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil trimester pertama.
    1. Sayuran
    Gejala mual dan muntah sudah sewajarnya dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Gejala yang juga disebut dengan morning sickneess ini ternyata bisa dikurangi dengan banyak mengonsumsi jenis sayur-sayuran hijau. Bahkan kandungan zat besi yang terkandung dalam sayuran tersebut tidak hanya bisa menghilangkan rasa mual, tetapi juga akan membantu tubuh memproduksi hemogloin yang membantu mencegah anemia yang kadang terjadi pada kehamilan.
    Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang penting untuk janin, salah satunya asam folat. Zat ini sangat penting untuk pembelahan dan pertumbuhan sel, sehingga sangat penting untuk mencegah kecacatan pada janin. Contoh sayuran hijau yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, asparagus, brokoli, dan sawi.
    1. Buah
    Berbagai jenis buah-buahan sangat cocok menjadi makanan untuk ibu hamil 1 bulan. Selama kehamilan usahakan untuk memilih buah segar daripada buah kalengan. Bagi sang ibu, selain manfaat dari nutrisinya, kandungan serat dalam buah akan membantu mengatasi sembelit yang terjadi selama masa kehamilan, sedangkan bagi janin, banyaknya nutrisi dalam buah tentu akan sangat baik untuk perkembangannya. Pilihan buahnya adalah apel, keluarga jeruk, pisang, alpukat, anggur, kurma, tomat dan lain sebagainya. Sedangkan yang dilarang adalah durian, nanas, delima, dan pepaya muda.
    1. Susu Olahan
    Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak berbagai produk olahan yang terbuat dari susu. Seperti yang kita ketahui bahwa pertumbuhan sel membutuhkan protein, termasuk juga pertumbuhan janin yang sangat pesat sehingga sang ibu akan sangat membutuhkan asupan protein. Maka dari itu mengonsumsi berbagai jenis olahan susu adalah salah satu jalan terbaik untuk mendapatkan asupan protein yang cukup.
    1. Seafood
    Seafood atau makanan laut ternyata juga bagus untuk menjadi alah satu jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Berbagai jenis makanan laut atau seafood ini cukup tinggi mengandung protein dan juga asam lemak omega 3. Nutrisi-nutrisi ini sangat bagus untuk perkembangan otak janin, ingin anak Anda cerdas bukan? Beberapa jenis makanan laut yang bisa Anda konsumsi adalah jenis ikan dan udang.
    1. Sereal
    Jenis makanan untuk ibu hamil pada trimester awal selanjutnya adalah sereal, yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari selama kehamilan terutama saat hamil muda. Sereal yang bagus adalah jenis whole grain, bisa juga diganti dengan roti gandum dari jenis whole grain juga. Sereal bisa dikonsumsi untuk menggantikan nasi, sehingga selama kehamilan Anda bisa mengurangi konsumsi nasi.
    1. Kacang-Kacangan
    Faktanya memang tidak semua jenis kacang bagus menjadi makaan untuk ibu hamil trimester pertama. Akan tetapi jenis kacang-kacangan ini cukup disarankan karena mengandung banyak protein yang akan bermanfaat dalam tubuh. Protein tersebut nantinya akan membantu ibu hamil meningkatkan energi di dalam tubuh. Adapun jenis kacang-kacangan yang disarankan untuk ibu hamil diantaranya kacang kedelai, kacang hijau ataupun kacang merah yang mengandung banyak asam folat dan juga vitamin B.
    1. Air Kelapa
    Air kelapa dipercaya mengandung berbagai zat yang ternyata cukup bermanfaat bagi ibu hamil. Akan tetapi, sejauh ini memang belum ada penelitian ilmiah secara pasti yang membuktikan bahwa air kelapa sangat berkhasiat untuk ibu hamil. Air kelapa muda untuk ibu hamil trimester pertama ini dipercaya bisa bermanfaat sebagai elektrolit alami yang mengandung banyak mineral yang berfungsi untuk memulihkan stamina ibu hamil. Apalagi saat hamil, seorang wanita biasanya akan membutuhkan asupan air lebih banyak ketimbang wanita yang tidak sedang hamil.

    Semoga bermanfaat




    luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com